Kumpulkan Data dan Tekan Pembuat Ponsel, Google Bantah Tuduhan Jaksa

Jumat, 4 Juni 2021 17:30

Ilustrasi logo Google. (REUTERS-Arnd WIegmann)

FAJAR.CO.ID — Google dituduh mengumpulkan data lokasi pengguna meskipun fitur berbagi lokasi sudah dimatikan. Tuduhan itu termaktub dalam sebuah dokumen pengadilan di Arizona, Amerika Serikat.

Tuduhan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum Arizona, Mark Brnovich, menyebut Google juga mengatur agar setelan privasi di ponsel sulit ditemukan.

Pembuat ponsel dikabarkan ditekan agar setelan privasi disembunyikan karena populer di kalangan pengguna. Brnovich pada Mei lalu memasukkan gugatan terhadap Google karena raksasa teknologi itu secara ilegal melacak lokasi pengguna Android tanpa persetujuan, meskipun pengguna sudah mematikan fitur pelacak lokasi.

Menurut Brnovich, Google tetap melacak lokasi di background (belakang) untuk sejumlah fitur, hanya berhenti ketika pengguna mematikan pelacak di lokasi.

Juru bicara Google menyatakan tuduhan yang dilancarkan Brnovich dan kompetitor bertujuan untuk menyalahkan layanan mereka. Google, kata sang juru bicara,memiliki fitur privasi dan kontrol terhadap lokasi data. (ant/jpg)

Bagikan berita ini:
3
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar