Pemberangkatan Haji 2021 Dibatalkan, Amphuri: Keputusan Pahit, Tapi Ini yang Terbaik

Jumat, 4 Juni 2021 15:38

Ibadah haji dengan prokes

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengurus Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPD) Amphuri Sulampua menghormati keputusan pemerintah yang disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait pembatalan pemberangkatan jamaah ibadah haji tahun 1442H/2021M.

Ketua Amphuri DPD Sulampua, Ardiansyah Arsyad berharap keputusan terbaik pemerintah ini dapat dimengerti dan dipahami pula oleh seluruh masyarakat muslim Indonesia, termasuk para penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah.

“AMPHURI menghormati keputusan pemerintah yang disampaikan oleh Menteri Agama Gus Yaqut yang membatalkan keberangkatan jamaah haji pada tahun ini yang didasarkan karena Pemerintah harus mengutamakan keselamatan jamaah di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berlalu,” kata Ardi, Jumat (4/6/2020).

Pembatalan keberangkatan jamaah haji asal Indonesia itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442H/2021M, sebagaimana yang disampaikan Menag pada konfrensi pers yang diadakan Kementerian Agama di Jakarta, Kamis, 3 Mei.

Memang, kata Ardi sesuai undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jamaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi serta sekembalinya di tanah air.

“Inilah yang menjadi dasar pemerintah membatalkan penyelenggaraan haji tahun ini,” papar Ardi.

Bagikan berita ini:
10
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar