Penganiayaan Ayah dan Anak Hingga Berlumuran Darah Dilatari Sengketa Tanah

Jumat, 4 Juni 2021 19:24

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Penganiayaan terhadap seorang ayah bernama Sultan Daeng Mabe dan anaknya, Sirajuddin oleh pelaku Daeng Rumpa bersama anaknya, Iwan ternyata sudah ada rasa dendam.

Kasubag Humas Polres Takalar AKP Zein Arman, mengatakan, rasa dendam antar kedua belah pihak itu sudah ada sudah lama, terkait masalah sengketa tanah.

“Antara korban (Sultan Daeng Mabe) dan pelaku (Daeng Rumpa) sudah lama berselisih paham, sehubungan dengan sengketa tanah,” katanya, Jumat (4/6/2021).

Puncak permasalahannya pun terjadi saat keduanya bertemu di sebuah tempat penjualan ikan di Dusun Borongcalla, pada Rabu (2/6/2021) pukul 21.00 WITA.

Di lapak penjualan ikan itu, Daeng Rumpa memukul lapak penjual ikan itu dengan dan sangat keras.

Sultan pun kaget. Ada apa gerangan Daeng Rumpa dengan tingkahnya itu. Tampaknya, ada yang tidak beres.

Sultan pun tersinggung hingga kesabarannya sudah di ambang batas. Tak tahan dengan ulah Daeng Rumpa, duel sesama ayah pun tak terelakkan.

“Datanglah anak Daeng Rumpa bernama Iwan yang menebas Sirajuddin memakai sebilah badik,” kata Zein dalam keterangannya.

“Tak lama kemudian, anak dari Sirajuddin pun datang lalu melempari Iwan dan Daeng Rumpa pakai batu. Namun justru semakin brutal menganiaya Sirajuddin,” sambung Zein.

Atas peristiwa itu, warga sekitar pun berhasil melerai pertengkaran antara dua ayah dan dua anak itu. Namun sayangnya, pelaku Iwan berhasil kabur dan meninggalkan ayahnya di lokasi kejadian.

Bagikan berita ini:
4
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar