Terkait Anjal “Kepung” Makassar, Pemprov Tantang Pemkot

Jumat, 4 Juni 2021 13:40

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Fenomena anjal dan gepeng ternyata sudah dibahas bersama Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel, pekan lalu. Pemprov siap memberi dukungan tim untuk upaya penindakan lapangan.

Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel Hasan Basri Ambarala mengatakan keputusan pertemuan itu, yakni pemkot yang punya kewenangan untuk menertibkan. Dissos dan Satpol provinsi siap mendukung.

Bahkan ada rumah penampungan yang disediakan di Maros, untuk menampung mereka. Memberikan pembinaan agar bisa kreatif dan mencari lapangan pekerjaan.

“Kita siap membantu, cuma masalah sekarang kewenangan penindakan ada di pemkot. Tentu kami juga resah melihat hal ini. Makanya kami tunggu aksi pemkot dan terlibat dalam tim untuk menindaki,” bebernya kepada FAJAR, Senin, 3 Mei.

Masalah utama dari anjal dan gepeng ini menjadi misi utama pemerintah. Dia memprediksi ada ada yang mengorganisasi. Karena maraknya hampir bersamaan, yakni sebelum Lebaran.

“Ini yang harus dituntaskan. Dicari akar masalahnya. Kemudian selesaikan di hilirnya, yakni memberikan pembinaan hingga mereka bisa mandiri atau bekerja. Jangan sampai, setelah diamankan, anjal ini kembali ke jalanan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Muhammad Arafah menambahkan keterlibatan semua pihak menjadi kunci untuk penindakan masalah sosial tersebut. Mulai dari masalah anak jalanan, pak ogah, hingga persoalan gelandangan yang kian marak. (wid-ful)

Bagikan berita ini:
1
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar