Indonesia Tak Berangkatkan Haji, Partai Ummat Sebut Jokowi tak Punya Perasaan Soal Rukun Islam

Sabtu, 5 Juni 2021 13:50

Amien Rais, MS Kaban dan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi (kanan) dalam deklarasi partai, Kamis (29/4/2021).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Malem Sambat Kaban mengkritik keputusan pemerintah soal pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia 2021. Dia menilai, kebijakan itu yang paling buruk dalam sejarah Republik Indonesia.

“Pembatalan haji oleh Pemerintah RI dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi merupakan keputusan paling buruk dalam sejarah Kemenag RI. Ini keputusan yang tidak masuk akal terlihat nyata Presiden Jokowi tidak memiliki sense of rukun islam. Menag RI berkuasa tapi tak bermanfaat untuk ummat muslim,” kata MS Kaban lewat akun Twitter-nya, @MSkaban3, Sabtu (5/6/2021).

Mantan Menteri Kehutanan era SBY ini mengatakan, selama ini, hubungan ummat Islam Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi terjalin cukup harmonis. Sayangnya, Jokowi malah lebih berpihak kepada China.

“Hub kultural Ummat muslim Indonesia dgn pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sepanjang sejarah NKRI cukup mesra harmonis kenapa di Era Jokowi petugas partai PDIP jadi Presiden lebih mesra ke Beijing RRC Komunis. Masih ada waktu Pres Jokowi tinjau ulang keputusan batal haji 2021” katanya

Lebih lanjut, MS Kaban ini mengatakan, haji adalah rukun Islam ke-5. Belum lagi, masyarakat yang telah bertahun-tahun menabung dan telah lunas bayar. Sayangnya, kini dua kali pemerintah tidak memberangkatkan haji.

“Presidennya dan Menag tidak punya kemampuan berangkatkan rakyatnya sendiri. Kalau sudah tak mampu ngapain jadi penguasa hanya bikin dosa. Istikharahlah untuk resign?” cetus MS Kaban.

Bagikan berita ini:
3
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar