Kuliah Umum Bahas Ali Status Pegawai KPK Disusupi Video Porno, Begini Respons Rektor USU

Sabtu, 5 Juni 2021 10:49

ILUSTRASI. Video Porno

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Kuliah umum yang membahas alih status pegawai KPK menjadi ASN yang digelar FH USU disusupi video porno. Rektor USU Muryanto Amin mengecam kejadian ini. Peristiwa penyusupan video porno ini terjadi pada Kamis (3/6).

Saat itu Ikatan Mahasiswa Hukum Administrasi Negara (Imahara) Fakultas Hukum USU tengah menggelar kuliah umum dengan tema ‘Alih Status Pegawai KPK dari Sudut Pandang Hukum Administrasi Negara’ secara virtual.

Pembicara dalam kuliah umum ini adalah Beni Kurnia Illahi, yang merupakan dosen FH Universitas Bengkulu sekaligus peneliti Pusako FH Universitas Andalas.

Selain itu, ada Prof Ningrum Natasya, yang memberi opening speech. Prof Ningrum merupakan guru besar FH USU.

Direktur Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia, Gita Putri Damayana, menceritakan, dirinya melihat siaran kuliah umum itu via channel YouTube IMAHARA FH-USU. Menurut Gita, siaran kuliah umum awalnya berjalan normal.

“Saya nonton di YouTube. Jadi diskusinya mengenai ‘Alih Status Pegawai KPK Dilihat dari Perspektif Hukum Administrasi Negara’. Seperti biasa ya,webinar, ada narasumber, kata sambutan, ada perkenalan narasumber, dan narasumber menyampaikan slide-slide-nya,” ucap Gita, Jumat (4/6/2021).

Gita mengatakan layar tiba-tiba menampilkan gambar berbeda ketika kuliah umum masuk ke sesi tanya-jawab.

Menurutnya, screen YouTube yang ditontonnya berubah menunjukkan gambar layar ponsel dan ada adegan porno.

“Nah, sepertinya di sesi tanya-jawab setelah hampir berakhir ya waktunya,udah sejam lebih, kira-kira 1.53 atau 54 (menit) mendadak screen YouTube ganti jadi kayak screen HP kemudian ada adegan porno ya,” katanya.

Gita menyebut salah satu narasumber, Prof Ningrum, kemudian terdengar bicara soal perubahan gambar pada layar. Menurut Gita, Prof Ningrum meminta kuliah umum diakhiri.

“Kemudian saya ingat salah satu narasumber, Prof Ningrum kalau nggak salah, guru besar Fakultas Hukum USU. Beliau bilang, wah itu lihat kan mulai diganggu lagi, sudah ditutup saja,” kata Gita.

“Mungkin ini sepertinya Zoom-nya ditutup,” tuturnya lagi menceritakan peristiwa penyusupan itu.

Sementara itu, pihak USU bakal mengusut tuntas pembajakan kuliah umum virtual itu. Pelakunya bakal dicari.

“Masih ditelusuri peristiwa dan akan dicari pelakunya,” kata Rektor USU Muryanto Amin kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Muryanto menyesalkan pihak yang membajak siaran kuliah virtual itu dan menyusupinya dengan konten porno. Dia menyebut hal tersebut mengacaukan proses pendidikan.

“Kita menyesalkan pihak-pihak yang masuk mengacaukan pendidikan,” tutur Muryanto.

Pihak Fakultas Hukum USU disebut sedang turun tangan menyelidiki peristiwa ini.

FH USU disebut sedang menginvestigasi kejadian peretasan dan penyusupan konten porno itu di Pusat Sistem Informasi (PSI). (pojoksatu/fajar)

Bagikan berita ini:
6
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar