100 Hari Jadi Walikota, Gibran: Tak Mudah Memimpin Solo

Senin, 7 Juni 2021 10:31

Gibran Rakabuming Raka

FAJAR.CO.ID, SOLO– Pemerintahan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa memasuki 100 hari kerja sejak dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Surakarta pada 26 Februari 2021. Di awal kepimimpinan mereka masih ada beberapa catatan untuk diselesaikan hingga berakhirnya masa jabatan 2024.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming mengaku tidak mudah memimpin dan mengawal jalannya pemerintahan di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Dia pun sadar masih banyak hal yang berjalan tidak sesuai semestinya karena berbagai keterbatasan.

Karena itu, perlu upaya evaluasi dan langkah percepatan untuk memilih atau memprioritaskan hal-hal yang mendesak. “Seratus hari ini masih perlu dievaluasi. Tidak mudah memimpin Solo di tengah pandemi ini,” terang dia, Minggu (6/6).

Visi dan misi pada masa kampanye Pilwalkot 2020 lalu itu pun belum bisa diukur dalam 100 hari kerja. Kendati demikian, putra sulung Presiden Joko Widodo ini tetap berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan pada warga Kota Bengawan. Berbagai masukan dari masyarakat pun selalu jadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti. “Semua persoalan telah kami inventarisasi,” tegas Gibran.

Percepatan vaksinasi Covid-19 yang menjadi prioritas Gibran-Taguh sudah mulai menyentuh ke berbagai elemen di Kota Bengawan. Gebrakan lainnya adalah dengan memanfaatkan media sosial (medsos) untuk menampung keluhan masyarakat lewat gerakan Lapor Mas Wali.

Bagikan berita ini:
7
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar