Sidang Anggu Jadi Barometer KPK

Senin, 7 Juni 2021 13:35

BERI KETERANGAN. Salah seorang saksi dihadirkan dalam persidangan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa, perizinan...

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Adanya rentang kasus Agung Sucipto (Anggu) dan Nurdin Abdullah masuk meja sidang ditengarai strategi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melihat perkembangan kasus ini. Kemungkinan lain, KPK belum cukup bukti, sehingga berharap banyak fakta baru terungkap lewat persidangan Anggu.

Hal ini yang menyebabkan status Nurdin Abdullah (NA) bersama sekretaris Dinas PUTR Sulsel, Edy Rahmat sampai saat ini masih tersangka. Sedangkan pemberi suap yang terjaring OTT olehKPK, yakni Agung Sucipto (Anggu) telah menjalani sidang ketiga di PN Makassar.

Pakar Hukum Pidana UMI, Prof Hambali Thalib mengatakan perpanjangan masa penahanan NA oleh KPK menunjukkan masih ada bukti yang dikejar KPK. Selain itu, kemungkinan masih melakukan pengembangan penyidikan untuk melihat kemungkinan pihak lain yang terlibat. Meski demikian dia melihat perpanjang penahanan KPK terhadap NA bertujuan untuk mencari bukti lain yang dikembangkan.

Selain itu persidangan Anggu juga bisa menjadi barometer apakah semua dakwaan terhadap NA bisa dibuktikan. KPK juga berusaha mengulik semua dugaan aliran dana yang diterima NA.

Bagikan berita ini:
4
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar