100 HARI ADAMA, Pengamat ini Bilang SDM Lorong Jadi Kunci

Selasa, 8 Juni 2021 14:21

DEKLARASI. Pasangan bakal calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan wakilnya Fatmawaty Rusdi menggunakan kapal p...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Per Minggu, 6 Juni 2021 lalu, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati telah menjadi Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar selama 100 hari. Lorong adalah kunci.

Pengamat Pemerintahan Universitas Hasanuddin Armin Arsyad mengatakan dalam kinerja 100 hari pasangan bertagline Adama itu harus mengutamakan pembangunan sumber daya manusia.

Dalam 100 hari kerja, Danny Pomanto sudah menjalankan kegiatan penting seperti terkait lorong. Sejatinya, yang juga keunggulan program ini jika SDM warga lorong jadi perhatian.

“Bukan hanya fisik dari lorong, misalnya yang diperbaiki, tapi warganya. Orientasinya, anak lorong itu ditingkat kualitas SDM-nya. Misalnya, adakan program mendoktorkan anak lorong, itu bagus,” kata Armin, kemarin.

“Jika lulus perguruan tinggi misalnya diberikan beasiswa oleh pemkot itu bagus,” imbuhnya. Armin menilai, idealnya memberikan kesempatan enam bulan, bukan 100 hari lagi kepada pimpinan daerah.

Hal itu lantaran, aturan pusat menyebut ketika masuk waktu enam bulan baru boleh melakukan mutasi-mutasi.

“Jadi dari situ dinilai OPD-OPD yang tidak berprestasi, maka Pak Danny bisa mempertimbangkan untuk dilakukan reshuflfe dan sebagainya,” tuturnya.

Untuk anggaran, juga mesti ada toleransi, sebab APBD yang dijalankan Danny-Fatma saat ini hasil penyusuan Pj Wali Kota. Dampaknya, janji kampanye Adama belum bisa sepenuhnya terealisasi 100 hari pertama, bahkan hingga akhir tahun.

Bagikan berita ini:
1
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar