Abdullah Kabur saat Hendak Dibawa ke Rumah Sakit karena Covid-19, Susah Payah Dikejar

Selasa, 8 Juni 2021 18:32

Abdullah bersama salah seorang warga Bangkalan lain mendengar penjelasan dari M. Yunus sebelum dibawa ke Rumah Sakit Asr...

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Linmas Surabaya mengamankan seorang pria paro baya yang kabur dari tes swab massal. Pria itu akan dibawa ke Rumah Sakit Asrama Haji Surabaya karena positif Covid-19. Dia dinyatakan positif Covid-19 oleh tenaga kesehatan di pos penyekatan Jembatan Suramadu.

Setelah berupaya kabur, nakes bersama Satpol PP, Linmas, Polri, dan TNI berusaha mengejarnya. Sejumlah camat yang sedang berjaga di tenda ikut serta berlari bersama. Tak butuh waktu lama, mereka akhirnya berhasil menghadang.

Pria itu bernama Abdullah dari Desa Geger, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura. Setelah kabur, Camat Sawahan M. Yunus memberi pengarahan dengan bahasa Madura. Dia mengatakan, pemerintah mau mengobati dan menyembuhkan para pasien. Bukan memperlakukan sebaliknya.

”Tadi saya lihat dia kabur. Saya kejar susah payah. Setelah ketemu saya tanya kenapa kabur. Lalu saya katakan pemerintah mau mengobati, bukan memperlakukan yang aneh-aneh. Saya berusaha mengatakan yang baik-baik. Ikuti saja aturan pemerintah ketika diisolasi. Ini ikhtiar pemerintah untuk melindungi masyarakat jangan diartikan yang lain,” ujar Yunus yang juga menjadi ikon lawan Covid-19 dari Surabaya bernama New Man itu.

Setelah tenang, Abdullah mengaku takut disuntik. Karena itu dia kabur. Mendengar itu, Yunus memberi pengertian dan menenangkan Abdullah.

”Kata siapa mau disuntik. Di sana suruh istirahat makan yang enak minum vitamin. Berarti edukasi mereka belum paham dan belum tahu. Mereka mengira kalau kena Covid bakal disuntik,” ucap Yunus.

Bagikan berita ini:
1
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar