AHY: Kalau Tiga Periode Tidak Puas, Ujungnya Pasti Seumur Hidup

Selasa, 8 Juni 2021 12:18

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menanggapi isu tentang Persiden Joko Widodo 3 periode. AHY khawatirkan, wacana 3 periode ini secara diam-diam disahkan oleh DPR RI dan MPR.

Dia mencontohkan waktu polemik UU Omnibus Law, yang mana fraksi Partai Demokrat tidak diberi ruang untuk melawan.

“Kita punya cerita tidak enak, ketika terjadi pembahasan UU Omnibus Law, yang banyak kejanggalannya. Tiba-tiba, pembahasan dibawa keluar kota yang orang tidak tahu ke mana, di tengah-tengah malam, jam-jam tidak wajar, tiba-tiba diharuskan dalam 24 jam putus diketuk, produk tidak ada, tiba-tiba disahkan. Lalu, kita mau bicara mengangkat suara tidak boleh, mic dimatikan,” kata AHY lewat keterangannya dikutip Selasa (8/6).

“Tiba-tiba jeger muncul dan hitungan jam. Setelah itu masa bodoh, yang penting ikut saja. Dan, saya tidak tahu apakah kemudian tiba-tiba wacana tiga periode ini, tiba-tiba juga diam-diam diselipkan, tiba-tiba langsung diketuk saja,” imbunya.

Putra sulung Susilo Bambang Yudoyono (SBY) ini mengatakan, dirinya selalu mengingatkan kepada kader Patai Demokrat yang saat ini berada di Senayan agar memantau wacana 3 periode tersebut agar tidak kecolongan seperti disahkannya UU Omnibus Law.

“Kita hanya bisa mengingatkan dan mengingatkan, itu juga terkait bukan hanya DPR, tapi juga MPR RI. Kami punya seorang wakil ketua MPR RI, Syarif Hasan, misalnya, dan fraksi MPR RI dari partai demokrat, ketuanya Benny K Harman. Kami hanya bisa mengingatkan memantau, dan mengawasi jangan sampai tiba-tiba kecolongan, tiba-tiba kayak begitu lagi ketuk palu saja,” kata AHY.

Bagikan berita ini:
8
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar