Anak Muda Jangan Lagi Gengsi Bertani

Selasa, 8 Juni 2021 09:30

LEBIH PRAKTIS: Dengan alat yang sudah banyak modern, pemuda diharapkan tidak malu menekuni pertanian. Seperti petani di ...

FAJAR.CO.ID, JATIM — Zainul Alim mengenalkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) modern berbasis teknologi modern. Petani muda asal Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, itu menawarkan terobosan dalam modernisasi pertanian.

Berbagai alsintan diciptakan untuk menunjang pekerjaan petani. Seperti rice transplanter untuk menanam bibit padi dengan jumlah, kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang diseragamkan.

Ada juga traktor tanpa pengemudi. Modifikasi traktor manual dengan pengendalian menggunakan remote control. Sehingga, traktor bisa dikendalikan dari jarak 1 kilometer. Karena sangat mudah, anak kecil pun mencoba mengendalikan traktor saat diuji coba di persawahan Desa Kalirejo, Gondangwetan, Senin (7/6).

Zainul Alim membeberkan sejumlah kendala yang kerap dihadapi petani selama ini. Seperti keterbatasan SDM, bibit, dan pupuk. Dia terdorong untuk menciptakan alsintan modern.

”Dulu saya nggak melirik pertanian sebenarnya. Begitu tahu kondisi petani, orang tua saya sendiri. Mau tanam sulit, mau panen pun sulit. Akhirnya saya tergerak untuk teknologi pertanian,” kata Alim.

Kepala Desa Kalirejo Abdul Kodir mengatakan, alsintan modern itu akan meringankan beban petani. Mereka akan mudah dalam menggarap sawah. Selama ini, cukup banyak kendala pertanian. Terutama sumber daya manusia (SDM). Sebagian besar petani di desanya sudah tua.

”Sedangkan anak-anak muda mungkin gengsi ke sawah. Nah, dengan alsintan ini saya yakin anak muda tertarik. Mereka tidak perlu langsung berpanas-panasan dan belepotan,” kata Kodir.

Bagikan berita ini:
8
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar