Bunga Utang Dibayar dengan Ngutang Lagi, Rizal Ramli: Menkeu Terbalik Ngibul Terus?

Selasa, 8 Juni 2021 15:10

Rizal Ramli.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ekonom senior, Rizal Ramli terus memberikan kritika atas kondisi utang Indonesia. Terlebih pemerintah melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani terus menambah utang negara.

Berdasarkan data yang diungkap Rizal Ramli, bunga utang saja dari 2019 hingga 2021 sudah tembus Rp373 triliun. Bahkan di tahun 2021, pemerintah memperkirakan bunga utang tembus Rp417,4 triliun.

Mantan Menko Perekonomian itu pun heran dengan klaim pemerintah saat ini yang mengaku tata kelola utang dalam kondisi baik dan hati-hati.

“Nah lho.. Buat bayar bunga utang Rp373 Trilliun, harus ngutang lagi. Lho, gitu kok ada yang ngaku-ngaku telah kelola keuangan dengan hati-hati, prudent dan bertanggung jawab? Menkeu Terbalik ngibul kok ndak ada batas,” kata Rizal di akun Twitternya, Selasa (8/6/2021).

Tak hanya Rizal, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu juga memberikan kritik atas jumlah utang yang harus dibayar pemerintah.

“Kalau ditambah dengan bayar pokok utang maka tahun ini harus membayar mendekati Rp 800 trillun – sehingga tahun 2021 harus menambah utang sekitar Rp 1.650 trillun untuk nutup defisit + bayar bunga + bayar pokok utang,” sebutnya.

Sebelumnya, berdasarkan data Bank Indonesia (BI) bahwa posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I-2021 sebesar USD415,6 miliar atau setara Rp5.943,1 triliun (asumsi kurs Rp 14.300 per dollar AS). Artinya, utang Indonesia sudah mendekati Rp6.000 triliun.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
7
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar