Diskon Listrik Disetop, UMKM Dinilai Butuh Dukungan Gerakkan Usahanya

Selasa, 8 Juni 2021 11:38

Ilustrasi meteran listrik pelanggan yang dipasang PT PLN (Persero) (Dok.JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Diskon listrik untuk pelanggan golongan subsidi segera disetop. Sebanyak 901.802 pelanggan PLN di Sulsel bakal tak menikmati lagi stimulus ini lagi.

Ekonom Unhas, Anas Iswanto Anwar menyarankan, sebaiknya pemerintah memetakan kembali masyarakat yang betul-betul terdampak saja yang diberikan stimulus.

Bukan disapurata semua golongan diputus diskon listriknya. “Tidak adil langsung dihentikan sementara masih ada yang terdampak. Tetapi tidak adil juga yang tidak terdampak masih dapat stimulus ini. Jadi tinggal bagaimana tugas pemerintah memetakan ini,” jelasnya.

Anas menyebut, setopnya diskon listrik ini cukup berpengaruh pada daya beli yang sedang berusaha bangkit. Terutama UKM yang menggantungkan produksinya dari stimulus listrik ini.

Senada, Ketua DPW Asosiasi Industri UMKM Akumandiri Sulsel, Bachtiar Baso menyadari, beban pengeluaran pemerintah sedang besar. Tetapi pemutusan diskon listrik belum tepat dilakukan.

“UKM masih butuh didukung untuk menggerakkan usahanya. Masih banyak yang sedang berjuang karena bisnis tiarap akibat pandemi dari tahun lalu,” katanya.

Belum lagi ada kekhawatiran pajak pertambahan nilai atau PPN nantinya betul-betul dinaikkan. Hal tersebut dapat menyebabkan gejolak harga di pasar. (ful-abd/fjr)

Bagikan berita ini:
1
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar