Dolar AS Melemah, Emas Makin Bersinar

Selasa, 8 Juni 2021 13:37

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Harga emas dunia kembali menguat seiring dengan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Saat ini, para investor sedang menunggu data inflasi Amerika yang akan diumumkan pekan ini, untuk kejelasan tentang kapan Federal Reserve mungkin mulai mengurangi langkah-langkah dukungan ekonomi dinegaranya.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot menguat 0,3 persen ke level USD 1.895,77 per ounce pada pukul 24.42 WIB. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,4 persen menjadi USD 1.898,80 per ounce.

Seperti diketahui, logam mulia kuning tersebut melesat lebih dari 1 persen pada sesi Jumat setelah laporan ketenagakerjaan bulanan Amerika yang lebih lemah dari perkiraan telah menenangkan investor terhadap kekhawatiran tentang The Fed yang mengekang stimulus moneter dalam waktu dekat.

Meskipun demikian, komentar Menteri Keuangan Amerika Janet Yellen yang mengatakan bahwa rencana pengeluaran USD 4 triliun Presiden Joe Biden membatasi kenaikan harga. Sebab, hal itu menjadi angin segar bagi AS lantaran dapat berkontribusi pada peningkatan inflasi dan menghasilkan suku bunga yang lebih tinggi.

Sementara, Indeks Dolar (Indeks DXY) yang turun 0,2 persen menjadi faktor pengungkit terbesar daya tarik emas dan bagi investor yang memegang mata uang selain dolar AS.

“kita mungkin melihat lebih banyak volatilitas di pasar ekuitas, yang akan meningkatkan nilai emas sebagai safe-haven (dan) sebagai perlindungan inflasi,” kata analis Commerzbank, Eugen Weinberg dikutip Selasa (8/6).

Bagikan berita ini:
3
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar