Karyawan Tertidur, Dua Bocah SD Menyelinap Masuk ke Barbershop Lalu Berbuat Terlarang

Selasa, 8 Juni 2021 11:27

Kapolsek Semarang Barat Kompol Dina Novita Sari (tengah) menjelaskan kronologi pencurian motor yang dilakukan dua bocah ...

Meski sudah tanpa pelat nomor kendaraan, tetapi setelah dicek ada ciri khusus berupa stiker dan goresan bekas terjatuh di bodi motor.

“Saat dipakai pelaku untuk keliling-keliling, kebetulan dari rekan korban ada yang melihat, kok motornya mirip. Kemudian setelah dicek dengan BPKB ternyata motornya sama,” kata kapolsek.

Dina mengungkapkan, motif pelaku melakukan pencurian lantaran hanya ingin mengendarai motor untuk berkeliling.

Pelaku tersebut sudah berkeliling menggunakan motor hasil curianya sampai ke Kota Lama.

“Pelaku masih anak-anak, jadi ya seperti anak pada umumnya. Jadi cuma pengin naik motor keliling-keliling. Mungkin di rumah tidak ada motor, ya mungkin ada cuma dipakai orang tua pelaku,” kata Dina.

Dia mengimbau kepada orang tua pelaku untuk ekstra memperhatikan pergaulan dan aktivitas yang dilakukan pelaku agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar memastikan kasus tersebut restorative justice.

“Kasusnya sendiri sudah selesai melalui restorative justice. Dengan pertimbangan, pelakunya masih anak-anak dan pemiliknya memaafkan dan tidak berharap kasus ini diproses hukum,” ungkapnya.

“Pihak tersangka dan keluarga mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf,” imbuhnya. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
10
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar