Petinggi Partai di Lingkaran Suap Proyek Infrastruktur di Sulsel

Selasa, 8 Juni 2021 11:54

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Satu persatu kontraktor yang terlibat kasus dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah, mencuat. Bahkan, kontraktor yang juga petinggi partai juga diduga terlibat.

Nama Ferry Tanriadi terungkap pada sidang ketiga kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Sulsel dengan terdakwa Agung Sucipto. Kontraktor yang juga diketahui menjabat sebagai bendahara DPW Partai Nasdem Sulsel itu disebut memberikan uang kepada Nurdin Abdullah sebesar Rp2,2 miliar.

Aliran uang dari kontraktor yang juga petinggi partai ini dan diduga uang suap, diungkap oleh Syamsul Bahri, salah satu ajudan Nurdin Abdullah di persidangan. Syamsul mengaku diminta oleh Nurdin untuk menghubungi Ferry Tanriadi setelah mengetahui dia ada di rumah.

“Untuk berapa nominal saya tidak tahu. Tapi sudah dikonfirmasi penyidik, uang dari Ferry sebanyak Rp2,2 miliar. Kalau yang lain, saya tidak tahu karena tidak disebut oleh penyidik,” kata Syamsul Bahri, Kamis 3 Juni lalu.

Selain Ferry Tanriadi, Syamsul juga mengungkap nama kontraktor lainnya yakni, Robert pada akhir 2020. Dia ditugaskan untuk mengambil uang yang disimpan di dalam karton berwarna cokelat di parkiran Rujab Gubernur.

Kontraktor lain yang juga memberikan uang yakni Khaeruddin. Syamsul mengaku diperintahkan oleh Nurdin pada awal Januari lalu, untuk menjemput uang di rumah Khaeruddin yang terletak di Jl AP Pettarani. Ada pula nama kontraktor Nurwadi Bin Pakki alias Momo serta Indar.

Bagikan berita ini:
2
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar