Sinyal Duet Prabowo dan Mega di 2024

Selasa, 8 Juni 2021 09:15

Megawati Soekarnoputri dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan patung Proklamator Soekarno, Minggu, 6 Juni 20...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik Rocky Gerung turut berkomentar terkait patung Presiden Soekarno menunggang kuda yang baru saja diresmikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan putri Sang Proklamator, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Rocky, membahas dan mendiskusikan tentang hidup Bung Karno adalah hal yang menarik untuk dilakukan untuk memperingati hari lahir Bapak Bangsa Indonesia itu. Namun, memperingati kelahiran Bung Karno tak perlu sampai membuat patung.

“Orang jadi berpikir ‘ada apa ini?’. Mengapa menjelang kontestasi, banyak pihak yang berebut mengembalikan Bung Karno sebagai keperluan mendesak,” ujarnya dalam video di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (7/6/2021).

Rocky mengatakan bahwa sebenarnya tak ada keperluan mendesak untuk membuat patung Bung Karno. Akan tetapi, hal tersebut menjadi mendesak karena ada perebutan elektabilitas menuju Pilpres 2024.

“Pak Prabowo bikin patung untuk meyakinkan Bu Mega untuk berduet pada pemilihan mendatang,” duganya.

Lebih lanjut, akademisi itu memaparkan bahwa publik memang jadi ikut mengingat Bung Karno akibat peresmian patung tersebut.

Namun, tak dapat dipastikan bahwa masyarakat masih akan mengingat kisah Bung Karno pada bulan mendatang. BACA JUGA: Elektabilitas Puan Maharani Jelek, Filsuf Sebut Kutukan Deja Vu “Publik tak punya ingatan yang bagus tentang sesuatu, kecuali memang ada sesuatu yang melekat pada masyarakat, terutama generasi milenial,” paparnya. (genpi)

Bagikan berita ini:
2
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar