Temuan BPK di Pemprov Sulsel, Begini Progres Penyelenggaraannya

Selasa, 8 Juni 2021 07:18

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi salah satu penyebab Pemprov Sulsel mendapatkan predikat wajar dengan pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020 kini masih menjadi sorotan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief mengatakan, saat ini Pemprov telah mengembalikan uang sebesar Rp300 juta dari total Rp1,96 miliar. Sehingga, kata dia masih ada Rp1,4 miliar yang mesti dikembalikan.

“Untuk ini yang tiga temuan BPK itu sudah dikembalikan Rp300 juta dari Rp1,96 miliar. Jadi sisa Rp1,4 miliar,” kata Sulkaf, ketika ditemui di Kantor Gubernr, Senin, (7/6/2021).

Ia menjelaskan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel yang sebelumnya disebut oleh BPK ada kas tekor sebesar Rp14,8 juta sebenarnya sudah disetor sejak tanggal 25-27 Mei, sebelum LHP diserahkan pada 28 Mei lalu oleh BPK.

Untuk di Badang Penghubung kata dia, anggaran Rp155 juta yang didominasi oleh penganggaran perjalanan dinas pada dasarnya berkas bukti pembayaran yang hilang. Adapun Rp18 juta untuk pajak, memang ada oknum yang ikut bermain.

Lebih lanjut kata Sulkaf, oknum yang bersangkutan telah mengakui dan akan mengembalikan uang tersebut dengan cara menyicil.

“Untuk pajak yang Rp18 juta lebih itukan sudah mengaku orangnya dan dalam jangka ini dia akan bayar cicil. Tetapi dikasih waktu sama pak Plt Gubernur untuk terlebih dahulu dia bayar minimal 50 persen,”ujarnya

Bagikan berita ini:
10
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar