Dugaan Suap kepada Angin Prayitno Aji, KPK Cecar Lima Pegawai Bank Swasta

Rabu, 9 Juni 2021 22:14

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tim penyidik Komsi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa lima pegawai bank swasta pada Selasa (8/6) kemarin. KPK cecar lima pegawai bank swasta terkait dugaan pemberian uang kepada Angin Prayitno Aji yang saat itu menjabat sebagai Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kelima pegawai bank swasta itu yang diperiksa antara lain, Kepala Bagian Financial Accounting, Hadi Darna; Staf Bagian Pajak, Hendi; Kepala Biro Administrasi Keuangan, Marlina Gunawan; serta dua Staf Bagian Pajak, Tikoriaman dan Edryoko Dwi Hardono.

“Para saksi didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan proses pemeriksaan perpajakan pada bank swasta dan dugaan adanya pemberian sejumlah uang atas pemeriksaan perpajakan tersebut kepada tersangka APA (Angin Prayitno Aji) dan pihak-pihak terkait lainnya,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (9/6).

KPK telah menetapkan enam pihak sebagai tersangka. Mereka antara lain Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Angin Prayitno Aji; Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan pada Ditjen Pajak Kemenkeu, Dadan Ramdani; tiga konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, dan Agus Susetyo; serta Kuasa Wajib Pajak, Veronika Lindawati.

KPK menduga Angin bersama Dadan menerima uang senilai total Rp 15 miliar dan SGD 3,5 juta terkait pemeriksaan pajak PT Gunung Madu Plantations, Bank Panin dan PT Jhonlin Baratama pada 2016 dan 2017.

Bagikan berita ini:
8
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar