Firli Bahuri Cs Mangkir dari KomnasHAM, Febri Diansyah: Praktek Berwawasan Kebangsaan yang Patut Dicontoh

Rabu, 9 Juni 2021 12:21

Febri Diansyah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mangkir atau tak hadir dalam pemanggilan dari Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM, Selasa (8/6/2021).

Pemanggilan itu terkait adanya laporan dugaan pelanggaran HAM dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai bagian dari alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Pegiat antikorupsi yang juga mantan jubir KPK pun memberikan sindiran kepada Ketua KPK Firli Bahuri dan pimpinan KPK lainnya.

“Apakah tidak hadir memenuhi panggilan Komnas HAM merupakan praktek berwawasan kebangsaan? *bukan soal TWK,” kata Febri dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Rabu (9/6/2021).

Tak sampai di situ, Febri juga mengungkap undangan debat yang sempat diberikan Giri Supradiono, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK kepada Firli Bahuri.

“Diundang debat ga mau, dipanggil KomnasHAM pake alasan.. eh dulu diperiksa Dewas keluar lewat belakang.. Praktek berwawasan kebangsaan yang patut dicontoh..,” ungkap Febri Diansyah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan bahwa pimpinan dan sekjen KPK telah menerima surat dari Komnas HAM tertanggal 2 Juni 2021 terkait aduan tes wawasan kebangsaan pegawai KPK.

“Tindak lanjut surat dimaksud, Senin, 7 Juni 2021 Pimpinan KPK telah berkirim surat kepada Komnas HAM untuk meminta penjelasan lebih dahulu mengenai hak asasi apa yang dilanggar pada pelaksanaan alih status pegawai KPK,” kata Ali dalam keterangan tertulis.

Bagikan berita ini:
4
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar