Jadi Kurir 1,6 Kg Sabu-sabu, Diringkus BNN Saat Ambil Uang di ATM

Rabu, 9 Juni 2021 09:15

DIKIRIM KE SURABAYA: Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo (kiri) bersama Kabid Pemberantasan, Kombes Pol Daniel ...

”Sabu-sabu tersebut diserahkan ke tersangka melalui jasa ojek online di kawasan Condet, kemudian hendak dibawa ke Surabaya dan Madura,” terangnya.

Orang nomor satu di BNNP Jatim itu menyebutkan, tersangka kenal dengan WW dikenalkan temannya berinisial YY melalui telepon kurang lebih seminggu lalu. ”Tersangka butuh pekerjaan. Akhirnya kenal dengan WW dan mau menjadi kurir sabu dengan imbalan Rp 16 juta. Namun baru ditransfer Rp 4 juta,” bebernya.

Usut punya usut, setelah didalami tersangka ternyata seorang residivis. Lelaki berambut panjang itu pernah ditahan atas kasus kepemilikan ganja. ”Dia residivis, pernah ditahan karena memiliki ganja. Istrinya saat ini juga di Lapas Porong, gara-gara menjual pahe (paket hemat) sabu,” terangnya.

Sementara itu, tersangka Mansyur mengaku baru sekali mengirim sabu-sabu dari Jakarta ke Surabaya. Ia nekat menjadi kurir karena menjadi sopir lyn sepi penumpang di masa pandemi Covid-19. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

Bagikan berita ini:
9
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar