Pemerintah Bakal Terapkan Pajak untuk Sembako, Gus Umar: Nanti Kencing juga Kena Pajak!

Rabu, 9 Juni 2021 21:06

Umar Syadat Hasibuan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tokoh Nahdlatul Ulama, Umar Syadat Hasibuan ikut bersuara terkait wacana Pemerintah memasang tarif pajak pertambahan nilai (PPN) pada produk sembako.

Pria yang akrab disapa Gus Umar itu mengaku tak habis pikir dengan kebijakan yang diambil pemerintah ini.

“Sembako kena pajak. pemerintah makin gokil mengurus negara,” ujarnya pada akun twitter miliknya.

“Sekalian nanti kalau mau kencing di toilet umum juga kena pajak,” lanjutnya.

Sebelumnya, Pemerintah berencana untuk memasang tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12% pada produk sembako.

Hal tersebut tertuang dalam revisi draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang beredar dan diterima CNBC Indonesia.

Dalam Pasal 4A draft RUU KUP tersebut, pemerintah menghapus beberapa jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Beberapa kelompok barang tersebut diantaranya barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya, tidak termasuk hasil pertambangan batubara.

Serta menghapus barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak.

Bagikan berita ini:
3
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar