1,3 Juta Data Disdukcapil Bogor Dibobol, Begini Respons Wakil Wali Kota

Kamis, 10 Juni 2021 18:57

Ilustrasi Buzzer

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Sebanyak 1,3 juta data penduduk milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, diduga dibobol hacker.

Data penduduk kota hujan tersebut diklaim telah dijualbelikan oleh orang tak bertanggung jawab.

Dari total 1,3 juta penduduk yang berada pada satu server tersebut, sebanyak 1.064.00 jiwa merupakan data aktif. Sedangkan, sisanya data warga Kota Bogor yang pindah dan meninggal dunia.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim angkat bicara soal server milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.

Menurutnya, dampak dari peretasan tersebut mengakibatkan pelayanan pengurusan pembuatan dokumen kependudukan dilakukan secara manual atau offline untuk sementara waktu.

“Bukan diretas tapi dijual kali ya. Tapi, saya juga ga ngerti lah. (Intinya) saya dengan Pak Wali sudah mengintruksikan kepada Kadisdukcapil untuk tidak dulu menggunakan jaringan internet yang tidak secure (aman),” kata Dedie A Rachim, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dedie juga meminta jika hendak mengakses data Disdukcapil maka harus melakukan perbaikan sistem keamananya.

“Jadi kita tidak pakai data yang unsecure,” sambungnya.

Atas persoalan itu, Dedie meminta maaf kepada warga Kota Bogor lantaran imbas perbaikan sistem server di Disdukcapil Kota Bogor, pelayanan pembuatan dokumen kependudukan dilakukan secara manual.

Bagikan berita ini:
3
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar