1,3 Juta Data Disdukcapil Bogor Dibobol, Begini Respons Wakil Wali Kota

Kamis, 10 Juni 2021 18:57

Ilustrasi Buzzer

“Itu juga terus kami lakukan, supaya mengantisipasi ke depan agar tidak terjadi lagi, dan tidak kebobolan,” katanya.

Untuk saat ini, layanan online Sikancil Berlari yang sudah sangat membantu masyarakat di masa Covid-19 berdampak, sehingga tidak bisa digunakan.

“Layanan kita Insya Allah tetap memberikan layanan yang terbaik dengan mudah, cepat, baik di MPP (mal pelayanan publik) maupun Disdukcapil,” katanya.

Sujatmiko juga menegaskan jika sistem keamanan yang diterapkan sebenarnya sudah sangat aman, server sudah ada firewall, firehouse, antivirus dan sebagainya.

Namun tentu, dirinya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar meninjau langsung Disdukcapil Kota Bogor agar dapat merekomendasikan apa yang harus diperbaiki.

Untuk kerugian, dirinya belum mengetahui secara persis dampak dari kejadian tersebut.

“Karena terinformasikan di hacker, pemanfaatan,” ucapnya.

Meski demikian langkah yang dilakukan Pemkot Bogor sudah sangat cepat dengan mematikan seluruh akses internet data kependudukan saat diketahui data penduduk Kota Bogor diretas.

“Karena langkah cepat muda-mudahan data-data tidak terjual atau sebagaimana karena sudah kita matikan. pak Dirjen minta mematikan itu juga langkah cepat agar data-data yang terjual belum tereksekusi dengan baik,” tukasnya. (rb/jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
3
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar