Bantah Sering “Titip” Kontraktor ke Sari Pudjiastuti, Nurdin Abdullah: Dia Fitnah Saya

Kamis, 10 Juni 2021 20:03

Suasana persidangan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar kembali menggelar sidang terdakwa Agung Sucipto dalam kasus suap infrastruktur di Sulsel, Kamis (10/6/2021).

Agenda sidang kali adalah pemeriksaan saksi ketiga. Menghadirkan lima dari tujuh saksi yang direncanakan. Salah satunya Gubernur Sulsel non-aktif Nurdin Abdullah, yang hadir secara virtual dari Jakarta.

Selain itu, saksi lainnya, Raymond Ferdinand Halim, Karyawan Swasta dirut PT Cahaya Seppang Bulukumba, Petrus Yalim (Direktur PT Putra Jaya) dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba.

Andi Gunawan, HRD PT Jaya Abadi Prospero Dealer Yamaha, dan Siti Abidah Rahman, Karyawan Bank BNI.

Saat memberikan kesaksian, Gubernur Sulsel non-aktif Nurdin Abdullah membantah pernyataan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemprov Sulsel, Sari Pudjiastuti yang menyebut dirinya sering dititipkan kontraktor untuk memenangkan proyek di Sulsel.

“Demi Allah, apa yang dikatakan bu Sari itu memfitnah saya. Saya tidak pernah sekalipun menyuruh dia untuk melakukan itu,” ujar Nurdin Abdullah.

Sebelummnya, saat ditanyai oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sari Pudji mengaku jika ia hanya mengikuti perintah Nurdin Abdullah sebagai atasannya pada saat itu.

Salah satu perusahaan yang disebut adalah PT Agung Perdana Bulukumba dan PT Cahaya Seppang Bulukumba milik Agung Sucipto.

Padahal menurut Nurdin, proses tender proyek di Sulsel selalu dilakukan dengan benar dan hal itu telah ia tekankan ke Sari Pudjiastuti sebagai penanggungjawab.

Bagikan berita ini:
8
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar