Dua Artikelnya Terindeks Scopus, Ibas Raih Doktor di IPB, Predikat Cum Laude

Kamis, 10 Juni 2021 19:29

Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. (int)

FAJAR.CO.ID — Putraa bungsu mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) atau akrab disapa Ibas dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor bidang Ilmu Manajemen dan Bisnis, Institut Pertanian Bogor-IPB tepat pada pukul 14:42 WIB, Kamis, 10 Juni 2021.

Pernyataan kelulusan Promovendus EBY disampaikan Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F. sebagai Pimpinan Sidang mewakili Rektor IPB dengan Promotor Prof.Dr.Ir. Hermanto Siregar, M.Ec.

Sebelum dinyatakan berhak mengikuti tahapan promosi doktor, Promovendus EBY diwajibkan mempublikasikan sebagian dari isi disertasi di jurnal internasional bereputasi baik. Dalam penelusuran artikel ilmiah, terlacak Ibas telah mengantongi id scopus 57222550293 dengan dua artikel terindeks berjudul The impact of tourism on the economy and community welfare in Labuan Bajo area, Indonesia terbit di jurnal International Journal of Sustainable Development and Planning, 2021, 16(2), pp. 385–393. Artikel ilmiah kedua berjudul Financial performance of tourism businesses in Labuan Bajo Tourist Area, Indonesia terbiit di Journal of Environmental Management and Tourism, 2021, 12(2), pp. 458–465. Kedua jurnal terindeks scopus itu, ber-quartile 2 dan 3.

Promovendus mempertanggungjawabkan karya ilmiah disertasi didepan panel penguji dengan judul strategi pembiyaan dan investasi untuk pengembangan pariwisata terpadu yang berkelanjutan dan inklusi. Ibas tampak menjawab dengan sangat percaya diri dan bersemangat di depan panel penguji yang disaksikan sekitar 800 hadirin melalui akun zoom dan sekitar 400 yang menonton melalui live streaming youtube.

Ibas memberi contoh bagi para pejabat serta birokrat lainnya bahwa untuk menempuh studi dilakukan dengan beberapa tahapan. Semua tahapan itu dilaluinya tanpa mengenakan atribusi kewenangan dan baju pejabat. Ibas mendudukkan dirinya sama dengan mahasiswa lainnya.

Prof Dr. Firmanzah (alm.) sempat menjadi penguji eksternal pada salah satu tahapan yaitu ujian proposal. Setidaknya Prof Fiz, almarhum mengingatkan Ibas kala itu, bahwa sebagai peneliti dan mahasiswa, segala atribut kekuasaan harus disingkirkan. Fakta ini ditemukan dalam video ujian proposal disertasi tahun 2020 lalu.

Kebaruan penelitian Ibas diperoleh dari gap research mengenai skenario kebijakan pariwisata di Indonesia. Disertasi ini sangat kompleks, mulai dari skala mikro sampai dengan makro hingga kebijakan.

Adik dari Agus Harimurti Yudhoyono ini meraih gelar Bachelor of Commerce in Finance and E-Commerce tahun 2005 di Curtin University, Perth, Australia. Hari ini, Edhie Baskoro Yudhoyono melengkapi gelar strata 3 dengan predikat Cum-Laude. (bs-sam)

Bagikan berita ini:
1
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar