Era Soeharto VS Era Jokowi, Din Syamsuddin: Pak Harto Mampu Menyelaraskan Pembangunan

Kamis, 10 Juni 2021 21:30

Din Syamsuddin

FAJAR.CO.ID – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, membandingkan masa kepemimpinan Soeharto dengan presiden yang sekarang memimpin Indonesia yaitu Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya pada masa ini, pembangunan lebih difokuskan pada infrastruktur fisik sedangkan yang nonfisik terkesan terabaikan.

Hal ini berbeda dengan masa kepemimpinan Presiden Soeharto yang dinilai sukses menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dan infrastruktur mental (nonfisik).

“Era ini, pembangunan terlalu difokuskan pada infrastruktur fisik. Sementara nonfisik terabaikan. Era Soeharto agama sangat dikedepankan. Termasuk kerukunan antarumat beragama. Bahkan ada kecenderungan merajut sebagai pencipta solidaritas,” katanya usai menghadiri acara doa bersama dan tahlil seabad H.M Soeharto di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Selasa (08/06/2021).

Bedanya, kata dia, era setelahnya justru peninggalan berharga itu tak lagi tampak.

Bahkan, kata dia, era setelah lengsernya Soeharto, cenderung mewujudkan terciptanya pembelahan di masyarakat umum.

“Nah ini yang kurang dilakukan pemimpin setelahnya. Yang bahkan mendorong terjadinya perpecahan di kalangan umat beragama bahkan dalam satu agama,” ujar Din Syamsuddin.

Selain itu, infrastruktur nonfisik lain yang sukses dirajut Soeharto adalah kemampuannya mendudukan Pancasila sebagai idiologi negara dan agama secara tepat.

Sehingga tidak terjadi pertentangan antar keduanya dalam masyarakat.

“Yang paling penting adalah Pak Harto mendudukan Pancasila dan agama secara proporsional. Agama menyatu dengan Pancasila. Pancasila menyatu dengan agama. Tidak membenturkannya dan apalagi menyapihnya,” kata guru Besar UIN Jakarta itu.

Bagikan berita ini:
7
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar