Hari Ini, Istri Terduga Teroris di Makassar Ajukan Praperadilan

Kamis, 10 Juni 2021 11:54

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Istri terduga teroris di Kota Makassar akhirnya mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (10/6/2021) pukul 10.00 WITA.

Gugatan itu dilakukan melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim yang mengawal kasus ini. Direktur LBH Muslim, Abdullah Mahir membenarkan itu.

“Benar hari ini kami sudah ajukan praperadilan klien kami,” katanya saat dikonfirmasi Fajar.co.id.

Gugatan itu dilakukan karena menganggap bahwa istri dari klien mereka yang saat ini ditahan di Polda Sulsel, tidak terbukti terlibat bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar beberapa bulan lalu.

Apalagi, masa penahanan istri dari kliennya itu yang disebut sebagian terduga teroris, sudah lewat 21 hari sejak ditangkap Densus 88. Status hukum dua terduga teroris itu belum ditentukan.

Du orang terduga teroris itu yakni Muslimin dan Wahyudin yang saat ini ditahan di Mapolda Sulsel. Mahir bilang, pihaknya telah bersurat ke dua lembaga negara untuk mengadu terhadap suami dari kliennya tersebut.

Yakni di Komisi III DPR dan di Komnas HAM. Permintaan mereka hanya satu, yakni membebaskan Muslimin dan Wahyudin dari penahanan oleh Densus 88, karena tak cukup bukti sehingga tidak ada kejelasan status hukum terhadap dua orang tersebut.

Lamanya waktu masa penahanan itu, lanjut Mahir, dianggap sudah menyalahi aturan dalam proses penyelidikan. Makanya dia ingin dua kliennya itu dibebaskan melalui jalur praperadilan yang diajukan ke PN Makassar.

Bagikan berita ini:
10
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar