Penjelasan Lion Air Group Atas Wafatnya Wabup Kepulauan Sangihe di Atas Pesawat

Kamis, 10 Juni 2021 10:07

Proses evakuasi Wabup Kep Sangihe. (IST)

FAJAR.CO.ID,MAROS- Penanganan terhadap salah seorang penumpang, HH yang meninggal di atas pesawat tujun Denpasar-Makassar-Manado sudah sesai prosedur kerja penanganan penumpang, Rabu, 9 Juni.

Bahkan saat itu awak kabin segera memberikan tabung oksigen portabel (POB), tindakan melonggarkan pakaian yang mengikat, membersihkan wajah penumpang, menyandarkan kursi serta memasangkan masker oksigen.

Hal ini disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis, Kamis, 10 Juni.

Sehubungan layanan penerbangan nomor JT-740 rute dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS) tujuan Makassar melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG), bahwa pelaksanaan operasional serta penanganan satu penumpang laki-laki berinisial HH (memiliki tiket perjalanan Denpasar-Makassar-Manado) sudah sesuai standar prosedur (SOP).

Dia menjelaskan kalau Lion Air penerbangan JT-740 dipersiapkan secara baik.

“Semua penumpang serta awak pesawat sudah menjalani pemeriksaan kesehatan Covid-19 dengan dinyatakan negatif dan sebelum masuk ke pesawat udara (ketika berada di terminal keberangkatan) surat hasil uji kesehatan sudah diverifikasi oleh petugas medis dari lembaga yang berwenang,” jelasnya.

Lion Air mengoperasikan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LPY yang telah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthy for flight).

Dia juga menyebut kalau jadwal keberangkatan JT-740 pukul 15.08 WITA dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pada 16.08 WITA.

Bagikan berita ini:
4
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar