Pensiunan Marinir AS Disidang di Bali, Hormat Setiap Kali Namanya Disebut

Kamis, 10 Juni 2021 12:05

Terdakwa Steve Gerald Bryn beri hormat setiap namanya disebut dalam setiap kalimat tuntutan yang dibacakan jaksa saat si...

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Steve Gerald Bryn Saunders, pensiunan marinir asal Amerika Serikat dituntut 3,5 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Pria 62 tahun itu dianggap terbukti bersalah memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Entah karena stres atau kebiasaan yang sudah mendarah daging, Steve berkali-kali mengangkat tangannya ke kepala memberikan hormat setiap JPU menyebut namanya.

Padahal, JPU hanya menyebut namanya dalam tuntutan, bukan memanggilnya. Penerjemah bahasa dan pengacara yang mendampingi Steve pun terlihat kebingungan bercampur malu.

Sebab, kendati tuntutan sudah diterjemahkan, Steve masih saja tetap hormat setiap kali namanya disebut.

Selain hormat, pria kelahiran Inggris, 29 September 1958 itu juga menunjukkan sikap tak wajar. Beberapa kali bibirnya terlihat komat-kamit mengomel tak karuan.

Meski demikian, JPU tetap pada tuntutannya. “Meminta majelis menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Steve Gerald Bryn Saunders dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan,” tuntut JPU Lanang kepada majelis hakim diketuai I Putu Suyoga.

JPU menilai terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika. Terdakwa memakai sabu-sabu untuk dirinya sendiri, bukan untuk diedarkan atau dijual kembali.

Terdakwa ditangkap pada 28 Desember 2020, sekitar pukul 20.00, di Hotel Legian Paradiso kamar 5206, Jalan Legian Kuta, Kuta, Badung.

Saat digeledah ditemukan barang bukti berupa satu gulung tisu warna putih. Di dalamnya terdapat satu botol plastik warna putih berisi kristal bening atau sabu.

Bagikan berita ini:
5
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar