Sembako Hingga Uang Sekolah Dikenakan Pajak, Netizen: Membunuh tanpa menyentuh!

  • Bagikan
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kenyataannya bukan cuma sembako yang akan dikenai Pajak Pertambahan Nilai atau PPN, uang sekolah juga rencananya akan dikenai pajak.

Pengenaan PPN untuk jasa pendidikan atau sekolah itu didasarkan atas Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Dalam Pasal 4A ayat (3), disebutkan bahwa jasa pendidikan sudah dihapus dari kategori jasa yang tidak dikenai PPN.

PPN juga bakal dikenakan untuk jasa penyiaran yang tidak bersifat iklan, jasa angkutan umum darat, air dan udara dalam negeri dan angkutan udara luar negeri.

Selanjutnya jasa tenaga kerja, jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam, serta jasa pengiriman uang dengan wesel pos.

Adapun yang dibebaskan dari PPN berdasarkan aturan itu di antaranya jasa keagamaan, jasa kesenian dan hiburan dan jasa perhotelan.

Kemudian jasa yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum, jasa penyediaan tempat parkir, dan jasa boga atau katering.

Sementara Pasal 7 ayat (1) disebutkan, kenaikan tarif PPN naik menjadi 12 persen dari sebelumnya 10 persen.

Sedangkan PPN multi tarif, terendah dikenakan PPN 5 persen untuk barang kebutuhan pokok atau sembako.

Sedangkan PPN tertinggi mencapai 25 persen untuk barang super mewah.

  • Bagikan