Sulsel di Pusaran Korupsi, Oknum Kontraktor Jangan Sebatas Saksi

Kamis, 10 Juni 2021 13:57

ILUSTRASI. Oknum Kontraktor

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Satu per satu peran signifikan kontraktor dalam pusaran dugaan suap proyek infrastruktur di Sulsel diyakini akan terkuak. Fakta sidang Anggu dipastikan akan membuka dengan terang permainan kotor mereka dalam memenangkan tender.

Faktanya disebut akan makin telanjang, saat para oknum kontraktor ini dihadirkan dalam persidangan. Majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan leluasa menggali informasi dari mereka. Termasuk modus dan keterlibatan rekanan ini untuk mempengaruhi alur tender meski sudah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Salah satu yang menyita perhatian pada sidang terdakwa Agung Sucipto alias Anggu adalah Nurwadi alias H Momo. Dia bahkan disebutkan berulang kali menyetorkan uang pelicin untuk memuluskan niatnya menguasai proyek besar di Sulsel.

Mantan Kepala Biro Pengadaaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, Sari Pudjiastuti menyampaikan secara gamblang trik H Momo dalam mendapatkan proyek. Bahkan Sari mengaku pernah mengambil uang dari H Momo sebesar Rp1 miliar sebagai bagian dari skenario mengamankan jatah proyeknya.

“Uang itu diberikan pada akhir tahun 2020,” kata Pudjiastuti saat sidang kedua terdakwa, Agung Sucipto.

Begitu pun dengan pengakuan ajudan Nurdin Abdullah, Syamsul Bahri saat hadir di persidangan Anggu. Haji Momo disebut sempat menitip uang ke Nurdin Abdullah dalam amplop pada Januari 2021.

Kendati, Syamsul mengaku tidak mengetahui jumlah isinya berapa, namun dia memastikan H Momo aktif dalam menyetorkan uangnya dengan harapan bisa mendapatkan jatah proyek. “Saya kurang tahu (isinya berapa), tapi itu hanya berupa amplop sedang. Saya terima itu di rumah saya sendiri. Dia datang ke rumah saya. uang itu tidak langsung saya serahkan (ke NA) karena sudah malam. Jadi besoknya baru saya serahkan,” katanya.

Bagikan berita ini:
4
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar