Tak Terima Dituntut 6 Tahun Penjara, Habib Rizieq: Cukup Sanksi Administrasi Bukan Pidana

Kamis, 10 Juni 2021 14:52

Habib Rizieq Shihab. (int)

FAJAR.CO.ID – Habib Rizieq Shihab atau kerap disapa ‘HRS’ merasa keberatan dan tak terima atas tuntutan 6 tahun penjara dari jaksa terkait kasus RS Ummi.

Dalam tuntutan tersebut, jaksa meyakini bahwa Habib Rizieq terbukti menyebarkan berita bohong terkait hasil data swab saat dirawat di RS Ummi.

Ia menyatakan kalau tuntutan jaksa yang meminta dirinya untuk dihukum kurungan penjara selama 6 tahun itu terlau sadis dan tak bermoral.

Hal tersebut disampaikan Rizieq dalam Pledoi yang dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). Dalam pledoinya, Habib Rizieq meyakini bahwa perkaranya adalah kasus politik.

“Saya semakin percaya dan semakin yakin bahwa ini adalah kasus politik yang dibungkus dan dikemas dengan kasus hukum, sehingga hukum hanya menjadi alat legalisasi dan justifikasi untuk memenuhi dendam politik oligarki terhadap saya dan keluarga serta kawan-kawan,” kata Rizieq.

Menurut Rizieq, jaksa yang meminta dirinya untuk dihukum kurungan penjara selama 6 tahun dalam kasus swab test di RS UMMI itu terlalu sadis dan tak bermoral.

“Tuntutan tersebut tidak masuk di akal dan berada jauh di luar nalar, bahkan terlalu sadis dan tidak bermoral,” kata Habib Rizieq.

Habib Riqieq mengatakan, seharusnya kasus swab test RS UMMI ini hanya kasus pelanggaran protokol kesehatan biasa. Menurutnya, dalam kasus tersebut ia tidak layak dikenai hukuman penjara.

Bagikan berita ini:
2
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar