Inflasi Amerika Melonjak, Harga Emas Dunia Makin Berkilau 

Jumat, 11 Juni 2021 09:04

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Harga emas dunia menguat, Kamis, setelah data menunjukkan indeks harga konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) pada periode Mei meningkat lebih dari ekspektasi. Namun, kekhawatiran sedikit mereda terkait kemungkinan Federal Reserve (The Fed) mengurangi dukungan moneternya.

Harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi USD1.893,75 per ounce pada pukul 00.43 WIB, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 4 Juni di USD1.869,46 per ounce, demikian laporan dikutip dari laporan Reuters, di Bengaluru, Kamis (10/6) atau Jumat (11/6) dini hari WIB.

Emas berjangka Amerika Serikat menetap di posisi USD1.896,40 per ounce.

Data menunjukkan IHK Amerika meningkat lebih lanjut pada Mei karena pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dari pandemi mendorong permintaan domestik. Klaim pengangguran mingguan juga turun ke level terendah dalam hampir 15 bulan.

“Terpenting (dari data inflasi tersebut) adalah pasar sangat percaya bahwa Federal Reserve tidak akan mengubah sikap dalam waktu dekat dan pedoman (kebijakan akomodatif) bagi emas tetap ada,” kata Edward Moya, analis OANDA.

Beberapa tekanan harga tetap ada untuk emas, tetapi pada akhirnya keyakinan bahwa lonjakan inflasi, yang dapat memicu pengetatan kebijakan The Fed, tidak mungkin membuat emas tetap didukung, kata Moya.

Investor juga mencermati janji Bank Sentral Eropa untuk mempertahankan aliran stimulus yang stabil selama musim panas, pada pertemuan kebijakannya.

Bagikan berita ini:
5
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar