Kasus Kerumunan di McD Berakhir dengan Minta Maaf, Said Didu: Ya Allah Turunkanlah Keadilan di Negeriku

Jumat, 11 Juni 2021 11:01

Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Gerai McDonald’s (McD) diduga telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan dengan menimbulkan kerumunan massa saat promo penjualan snack BTS Meal.

Akibat penjualan menu baru BTS meal itu, sejumlah kerumunan terjadi di hampir semua gerai McD.

Aparat keamanan mengaku sudah mengklarifikasi sejumlah pengelola McDonald’s di Jakarta dan sekitarnya. Pemeriksaan dilakukan di kantor kepolisian sektor (Polsek) dan kepolisian resor (Polres).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pengelola sudah melakukan klarifikasi dan memberikan keterangan.

Dalam pemanggilan itu, dia melanjutkan, pihak McD berjanji akan memperbaiki sistem terkait penjualan BTS Meal.

“Mereka minta maaf dan akan memperbaiki sistem untuk tidak terjadi kerumunan seperti kemarin,” katanya.

Yusri mengatakan, belum ada penyelidikan mengarah kepada tindak pidana dalam kasus kerumunan tersebut. Polisi, kata dia, terlebih dahulu mengedepankan preventif.

Analis kebijakan publik, Said Didu pun mengaku heran atas sikap kepolisian merespons kerumunan di gerai McD tersebut.

Dia membandingkan kasus kerumunan massa yang justru didenda hingga berujung kasus pidana.

Salah satunya, kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab (HRS) yang sudah membayar denda hingga minta maaf tetap dihukum akibat kerumunan di Petamburan.

“Oohhhh – minta maaf – selesai !!! Yg lain didenda dan dipidana. Ya Allah turunkanlah keadilan di negeriku,” kata Said Didu dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (11/6/2021). (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar