Korban Penipuan yang Mencatut Nama BKDSDM Gowa Ternyata Lebih dari 1 Orang

Jumat, 11 Juni 2021 22:27

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, GOWA – Penipuan yang mencatut nama Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, rupanya telah berkali-kali terjadi. Bahkan, sudah dua orang korban yang melaporkan.

Kepala Bidang Kepala Bidang Mutasi dan Pengadaan BKPSDM Kabupaten Gowa, Agus Harahap, mengatakan, kasus penipuan ini pertama terjadi pada awal tahun 2021.

Saat itu, pelaku menelepon korban bahwa dirinya akan dimutasi dari Kabupaten Gowa ke daerah lain di Sulsel. Namun jika ingin mutasi itu tidak terjadi, pelaku meminta uang korban.

“Ada pernah korban yang pertama bahwa dia akan dimutasi ke Luwu Timur. Jika si korban tak mau, maka korban harus mentransfer uang sesuai dengan yang diminta pelaku. Tapi kasus yang pertama ini tak dipercaya korban,” kata Agus, Jumat (11/6/2021).

Kata dia, secara prosedur, mutasi pegawai pemerintah sendiri tidak serta merta dilakukan melalui sambungan telepon saja.

Melainkan melalui proses panjang dan bahkan melibatkan Pemprov Sulsel, jika seorang pegawai itu akan dimutasi ke kabupaten lain.

“Tidak mudah mau melakukan mutasi semudah itu. Prosesnya panjang. Nah kalau korban yang kedua ini, dia adalah pensiunan guru yang mengiming-imingi bonus gaji pensiunan. Syaratnya harus dulu transfer uang,” terangnya.

Korban pun telanjur menuruti kemauan pelaku. Hingga berselang beberapa bulan, korban justru tak mendapat bonus seperti yang dijanjikan. Pensiunan guru itu pun melapor ke pihak BKDSDM dan Polres Gowa.

Bagikan berita ini:
5
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar