Musni Umar Komentari Karya Ilmiah Megawati untuk Gelar Profesor

Jumat, 11 Juni 2021 10:47

Megawati Soekarnoputri. (INT)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Karya ilmiah Megawati Soekarnoputri dikomentasi Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Profesor Musni Umar.

Karya ilmiah itu mengantarkan Presiden Kelima RI itu mendapat gelar profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan.

Gelar profesor itu sendiri rencananya akan diberikan kepada Megawati pada Jumat (11/6).

Karya ilmiah Megawati berjudul “Kepemimpinan Presiden Megawati Pada Era Krisis Multidimensi, 2001-2004”.

Tulisan tersebut kabarnya dikirim ke Jurnal Pertahanan dan Bela Negara volume 11, Nomor 1 tahun 2021 milik Universitas Pertahanan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengantar gelar profesor kehormatan itu berisi pengalaman mengatasi krisis multidimensi yang dihadapi negara dalam waktu singkat.

Pengalaman tersebut merujuk saat Mega berkuasa pada periode 2001 sampai 2004 sebagai Presiden RI.

Musni Umar memandang, sah-sah saja Megawati menulis karya ilmiah yang berisi rekam jejak kinerjanya selama menjadi presiden RI.

Meski seperti autobiografi dan narsisme, publik bisa menilai sendiri apakah isi karya ilmiah tersebut sesuai yang dirasakan rakyat atau tidak.

“Biarkan publik yang menilai. Tentu selama menjadi presiden, beliau banyak mencatatkan prestasi,” kata Musni Umar kepada RMOL (jaringan PojokSatu.id), Kamis (10/6/2021).

“Namun tak bisa dinafikkan juga kalau ada yang menilai sebaliknya,” sambungnya.

Semasa menjadi Presiden, beberapa kebijakan Mega sempat disorot.

Mulai dari penjualan sebagian saham PT Indosat ke Singapore Technologies Telemedia (STT) tahun 2002 silam.

Bagikan berita ini:
8
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar