Nurdin Abdullah Buka-bukaan, Uang Kontraktor untuk Dukung Paslon

Jumat, 11 Juni 2021 14:05

Nurdin Abdullah Buka-bukaan di Sidang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah buka-bukaan di sidang terdakwa Agung Sucipto. Dia mengakui pernah menerima uang dari Agung alias Anggu.

Uang tersebut digunakan untuk pemenangan pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto- Andi Makkasau.

Di Pilkada Bulukumba 2020, Tomy yang merupakan kader Partai Nasdem diusung oleh PDI Perjuangan (PDI-P), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Nurdin Abdullah memberikan keterangan lewat virtual sebagai saksi pada persidangan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemprov Sulsel dengan terdakwa Agung Sucipto. Sidang berlangsung di Pengadilan Tipikor di PN Makassar, Kamis, 10 Juni. Nurdin masih ditahan di Jakarta.

Dalam kesaksiannya, Nurdin Abdullah mengakui Anggu pernah menemuinya. Anggu membawa uang 150 ribu dollar Singapura atau sekitar Rp1,5 miliar pada 2019 lalu.

Saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan maksud dan tujuan uang tersebut, Nurdin membantah uang tersebut untuk memuluskan Anggu mendapatkan proyek.

Uang itu diakuinya sebagai dana pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bulukumba 2020, Tomy Satria- Andi Makkasau. Kata Nurdin, Anggu meminta agar calon usungannya dimenangkan.

“Anggu pernah datang membawa uang 150 ribu dolar Singapura. Itu untuk Pilkada Bulukumba mendukung paslon Tomy-Andi Makkasau,” ungkap Nurdin, Kamis, 10 Juni.

Ia mengaku tak pernah ada pembahasan secara spesifik soal proyek ketika bertemu dengan Agung Sucipto. Bahkan ketika masih menjabat bupati Bantaeng, Nurdin mengaku, Anggu tidak pernah meminta paket proyek.

“Kalau kami ketemu, tidak pernah bahas proyek. Hanya perkembangan Sulsel dan politik, karena Beliau juga salah satu pengurus partai,” sebutnya. (abd-edo/rif-ilo)

Bagikan berita ini:
7
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar