Pelaku Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Bertambah, Polisi Tangkap 49 Pelaku

Jumat, 11 Juni 2021 21:08

Para pelaku pungli ditangkap polisi. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyelidikan dan penangkapan pelaku pungutan liar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara terus dilakukan. Sampai hari ini, sudah 49 orang diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan, dari 49 tersangka yang diamankan, didominasi merupakan karyawan yang bekerja di dua perusahaan bongkar muat kontainer.

“Para tersangka melakukan aksi pungli dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp2 ribu hingga Rp20 ribu rupiah,” katanya dalam rilisnya, Jumat (11/6/2021).

“Saat ini para tersangka harus berhadapan dengan hukum karena melanggar pasal 368 KUHP, tentang pungli dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara,” sambung perwira polisi tiga melati ini.

Pengungkapan ini merupakan perintah langsung Presiden Joko Widodo yang geram mendengar kabar, bahwa banyak praktek pungli di pelabuhan tersebut.

Orang nomor satu di Indonesia itu pun langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk langsung mengungkap dan menangkap para pelaku.

Berapa tidak, para sopir mengeluhkan banyaknya premanisme yang melakukan pemalakan, di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara.

Ditambah lagi banyaknya praktik pungutan liar (pungli) terhadap para sopir truk kontainer yang melintas di kawasan Jakarta Utara tersebut.

Mendengar keluhan para sopir truk kontainer tersebut, presiden Jokowi langsung menelpon Kapolri agar bergerak cepat menindak para preman dan pungli di kawasan Jakarta Utara tersebut.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan langsung anak buahnya agar membersihkan tindakan premanisme yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di wilayah Jakarta Utara. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
8
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar