Soal Pengakuan Nurdin Abdullah, JPU: Kemungkinan Ada Sprindik Baru

Jumat, 11 Juni 2021 14:19

Nurdin Abdullah Buka-bukaan di Sidang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah buka-bukaan di sidang terdakwa Agung Sucipto. Dia mengakui pernah menerima uang dari Agung alias Anggu.

Uang tersebut digunakan untuk pemenangan pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto- Andi Makkasau.

Nurdin Abdullah memberikan keterangan lewat virtual sebagai saksi pada persidangan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemprov Sulsel dengan terdakwa Agung Sucipto. Sidang berlangsung di Pengadilan Tipikor di PN Makassar, Kamis, 10 Juni.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ronald Ferdinand Worotikan menyampaikan, soal dana yang mengalir ke salah satu paslon di Pilkada Bulukumba, pihaknya akan mempelajari pengakuan tersebut.

“Kami akan tampung dulu (soal aliran dana ke Pilkada Bulukumba), sebab ini tidak berkaitan dengan dakwaan,” bebernya.

Dia menyampaikan terbuka kemungkinan akan ada surat perintah penyidikan (sprindik) baru setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut.

“Kita telusuri apakah uang itu betul ada masuk. Jika tidak, uangnya ke mana,” urainya.

Untuk sidang selanjutnya, Ronald menyampaikan akan memanggil sejumlah saksi, di antaranya Harry Syamsuddin, Abdul Rahman dan Edy Rahmat.

“Harry juga kontraktror yang menitipkan uang untuk Nurdin. Sementara Abdul Rahman, pemilik perusahaan tempat Harry menjadi direktur,” tegasnya.

Ia menegaskan akan mengejar keterangan dari saksi yang dihadirkan terkait apakah ada permintaan seperti ke Anggu juga. “Nanti kita tanyakan ke Edy Rahmat (mantan Sekdis PUPR),” jelasnya.

Bagikan berita ini:
8
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar