Sosok Iptu Ariq Arsyam Calon Menantu Irjen Fadil Imran, Pemilik Dua Gelar Magister Bidang Keamanan Siber

Jumat, 11 Juni 2021 10:07

Iptu Arig dan Farah Puteri Nahlia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Namanya Iptu Ariq Taufiqorrahman Arsyam, lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 2017 (angkatan 2013) yang sebentar lagi akan menjadi menantu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

Tak hanya lulusan Akpol, putra sulung Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam itu ternyata punya dua gelar magister, M.T (Magister Teknik) dan M.Sc (Master of Science).

Perwira polisi yang bertugas di Polres Kupang itu tercatat pernah menyelesaikan program pascasarjana double degree Magister Teknik Elektro Opsi Rekayasa Manajemen dan Kemanan Informasi, bulan April 2021.

Program tersebut merupakan realisasi kerja sama antara Polri, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan the Korea International Cooperation Agency (KOICA). Kerja sama itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada tahun 2018 antara ketiga insititusi tersebut.

Iptu Ariq bersama 19 perwira lainnya mengikuti pendidikan selama empat semester yang dilaksanakan di ITB dan di Korean Naional Police University (KNPU) yang berlokasi di kota Asan, Chungcheongnam-do, Korea Selatan.

Selama dua semester mengikuti perkuliahan di ITB, para perwira unggulan Polri tersebut belajar tentang kemanan komputer dan jaringan, forensik digital, kriptografi dan aplikasinya, kejahatan komputer, manajemen keaman informasi dan penyusunan tesis.

Sedangkan di KNPU mereka belajar lebih jauh tentang forensik digital, investigasi dan pengumpulan alat bukti digital berteknologi tinggi, kriminologi siber, hukum kejahatan siber, serta mengikuti kelas ekstrakurikuler seni beladiri Korea.

Iptu Ariq bersama 19 perwira polisi lainnya saat wisuda 10 April lalu

Kepala Biro Misi Internasional, Brigjen Pol Krishna Murti mengatakan kerjasama tersebut merupakan inisiasi Divisi Hubungan Internasional Polri.

Krishna Murti menyampaikan bahwa implementasi teknologi komunikasi dan informasi dalam kehidupan sehari-hari telah mengubah pola perilaku masyarakat yang berakibat terjadi pergeseran bentuk ancaman keamanan.

Untuk itu, lanjut Krishna, sudah kewajiban Polri untuk memberkali personelnya dengan kemampuan dan ketrampilan di bidang keamanan siber.

Dengan bekal yang didapatkan dari program ini, dia menaruh harapan besar kepada 20 wisudawan untuk dapat menjadi modal bagi Polri dalam mendukung program prioritas Kapolri dalam mewujudkan transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik dan transformasi pengawasan di era Police 4.0 ini.

“Kepada semua wisudawan diharapkan memiliki konstruksi cara berfikir akademis, sehingga dalam mengambil keputusan akan didasari oleh analisa yang akurat dan terori yang telah teruji kebenarannya,” dikutip Fajar.Co.id di web resmi Divisi Hubungan Internasional Polri.

Seperti diketahui pernikahan Iptu Arig dengan Farah Puteri Nahlia akan berlangsung 20 Agustus mendatang di Makassar.(msn-int/fajar)

Bagikan berita ini:
2
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar