Sulsel di Pusaran Korupsi, SMS Misterius Atasnamakan NA, Begini Kesaksian Raymond

Jumat, 11 Juni 2021 12:02

Para saksi kasus suap pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel m...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus dugaan gratifikasi proyek infrastruktur yang melibatkan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (NA) makin liar. Salah satunya, terungkap adanya SMS (Short Message Service) misterius meminta fasilitas gratis menginap di Bulukumba.

Dalam SMS tersebut membawa nama Nurdin Abdullah dan mengaku diminta NA agar menyiapkan fasilitas penginapan. SMS ini dikirim seorang oknum pejabat kepada Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Raymond Ferdinan Halim.

Fakta ini diungkap langsung Raymond saat dihadirkan sebagai saksi atas dugaan gratifikasi NA di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 10 Juni. Raymond mengaku langsung menghubungi atasannya Agung Sucipto alias Anggu untuk meminta petunjuk adanya permintaan ini.

Setelah berkomunikasi dengan Anggu, Raymond pun diberi persetujuan agar menyiapkan fasilitas menginap di Hakuna Matata Resort yang berada di kawasan wisata Pantai Tanjung Bira Bulukumba. Anggu memerintahkan Raymond agar fasilitas menginap diberikan secara gratis.

Sayangnya, Raymond mengaku lupa siapa nama pejabat yang menghubunginya tersebut. Dia juga tak menunjukkan bukti SMS yang diterima saat itu dalam persidangan. Raymond mengaku handphone yang dia gunakan saat itu sudah hilang, sehingga tidak bisa lagi menunjukkan bukti SMS tersebut.

“Saya lupa siapa yang kontak saya. Katanya, Pak Gubernur akan berkunjung ke Bulukumba dan mau dipesankan kamar. Saya sampaikan ke Pak Anggu dan Pak Anggu bilang kasih gratis mi,” ungkap Reymond saat memberikan keterangan saksi, kemarin.

Bagikan berita ini:
10
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar