Utang Indonesia Dari Era Soeharto Hingga Jokowi, Siapa Terbesar?

Jumat, 11 Juni 2021 15:11

ILUSTRASI utang pemerintah (JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan RI, total utang pemerintah pusat periode April 2021 sudah mencapai Rp 6.527,29 triliun.

Angka itu naik Rp 82,22 triliun dibandingkan dengan akhir bulan sebelumnya yang sebesar Rp 6.445,07 triliun. Maka rasio utang pemerintah mencapai 41,18% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Membengkaknya jumlah utang pemerintah setahun belakangan ini disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang melanda sejak Maret 2020. Tidak hanya sektor kesehatan, namun sektor perekonomian juga ikut dilumpuhkan.

Bagaimana perbandingan utang pemerintah yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini dengan pemerintahan sebelumnya?

Berdasarkan catatan detikcom, dikutip Minggu (06/06/2021) pada era Orde Baru yakni saat Presiden Soeharto menjabat, rasio utang mencapai 57,7% terhadap PDB. Pada 1998 lalu, utang pemerintah berada di kisaran Rp 551,4 triliun, sementara PDB berada di kisaran Rp 955,6 triliun.

Jika dibandingkan, rasio utang era Presiden Joko Widodo saat ini lebih kecil dari era Soeharto. Namun yang menjadi catatan kondisi utang di era Soeharto dan Jokowi sangat jauh berbeda.

Selanjutnya, era Presiden BJ Habibie, rasio utang terhadap PDB melambung tinggi. Saat itu, utang di era Habibie sekitar Rp 938,8 triliun, sementara PDB Rp 1.099 triliun. Sehingga rasio utang terhadap PDB berada di level 85,4%.

Bagikan berita ini:
7
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar