Isu PT TMS Kelola 42 Ribu Hektare Wilayah Tambang? Ini Jawaban Bupati Sangihe

Sabtu, 12 Juni 2021 13:55

Bupati Jabes Gaghana saat melakukan re-opening Sentra Kuliner Tahuna (Sriwani/Manado Post)

FAJAR.CO.ID, MANADO– Beberapa isu terkait wilayah yang akan dikelola PT Tambang Mas Sangihe (TMS) terus beredar. Teranyar, PT TMS yang bakal melakukan eksploitasi sumber daya alam di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dikabarkan bakal memiliki wilayah pertambangan seluas 42.000 haktare.

Namun isu yang beredar tersebut dibantah Bupati Kebupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana (JEG), beberapa waktu lalu, saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam sesi wawancara bersama koran ini, JEG juga memastikan bahwa wilayah pengelolaan PT TMS seluas 65 hektare. “Jadi tidak serame yang ada di luar. Mereka kan cuma 65 hektare. Bukan 42.000 hektare. Mereka hanya mengelola 65 hektare, itu kecil sekali areanya. Tidak seperti itu yang ada di luar,” katanya.

Bahkan JEG juga mengatakan bahwa, pihaknya sudah mengundang PT TMS untuk melakukan pertemuan membicarakan tentang pengelolaan pertambangan. “Kita sudah undang, mereka juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Sangihe,” terangnya.

JEG juga menepis isu yang beredar terkait ramainya penolakan warga terhadap PT TMS yang bakal melakukan eksploitasi sumber daya alam di Sangihe tersebut. “Hanya diluar (terjadi penolakan, Red), kalau di lapangan (daerah, Red) tidak. Sampai saat ini kondisi di Sangihe masih aman-aman,” tutupnya. (Balladewa Setlight/manadopost)

Bagikan berita ini:
9
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar