Pejabat Pakai Sirene di Jalan Raya, Sudjiwo Tedjo: Kalau Buru-buru Suruh Berangkat Kemarin!

Sabtu, 12 Juni 2021 13:15

Sudjiwo Tedjo. (Int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sudjiwo Tedjo mengungkapkan kerisauannya prihal adanya ketidakadilan yang terjadi di negeri ini melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit.

Seniman, penulis, sekaligus bintang film itu mengaku legowo dipajaki apapun demi keberlangsungan bangsa dan negara. Tapi ia mohon dengan sangat adanya kekompakan antara dirinya sebagai rakyat biasa dan pejabat negara.

“Yth, Pak Kapolri Jend Listyo Sigit, jika memang negara susah, saya oke apa pun dipajaki, demi bangsa & negara, tapi mohon jaga kekompakan saya yang rakyat ini dengan pemimpin antara lain jangan ada lagi nguing-nguing sirene pejabat di jalanan yang terdengar bagai teror,” demikian celotehannya di Twitter, Sabtu (12/6/2021).

Kecuali pejabat yang memang berhak didahulukan di jalan raya yaitu Presiden, Wakil Presiden dan tamu negara (selain ambulans, Damkar dan kereta api).

“Nguing-nguing penjabat non RI 1, 2, dan Tamu Negara bikin rakyat merasa gak senasib sepenanggungan dengan para pemimpin dalam menghadapi krisis ini,” cetus Sudjiwo Tedjo.

Ia kemudian Kapolri untuk membuat aturan berupa surat edaran terkait keluh kesahnya itu. Sungguh bunyi sirine mobil patwal pejabat telah menciptakan teror di jalan raya. Serta menghalangi kekompakan antara rakyat dan pemimpinnya.

“Pak Kapolri bisa bikin surat edaran agar pejabat non RI 1 & 2 dan Tamu negara, kalau buru-buru suruh berangkat kemarin atau meeting pakai zoom saja,” sarannya.

Bagikan berita ini:
8
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar