Preview Belgia vs Rusia: Tanpa Jenderal

Sabtu, 12 Juni 2021 12:43

Foto dari liveonscore.com

FAJAR.CO.ID, SAINT PETERSBURG—Belgia akan memulai kiprah mereka di Piala Eropa 2020 menghadapi tuan rumah, Rusia di Saint Petersburg Stadium, dini hari nanti. Meski dijagokan menang, ada kekhawatiran besar menghantui Setan Merah setelah kehilangan jenderal lapangan tengah mereka, Kevin de Bruyne.

Negara peringkat satu FIFA itu harus kehilangan playmaker andalannya di laga perdana Grup B ini akibat patah hidung di final Liga Champions, bulan lalu. Kendati sudah bergabung di tim, pemain Manchester City tersebut belum bisa berlatih bersama rekan setimnya.

Absennya De Bruyne jelas merupakan kehilangan besar bagi semifinalis Piala Dunia 2018 tersebut. Pasalnya, De Bruyne merupakan nyawa Setan Merah dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 80 laga internasionalnya, pemain 29 tahun itu mencatatkan 38 assist dan mencetak 21 gol.

Selain kehilangan sosok pengatur serangan, Belgia juga belum bisa berharap banyak pada bintang besar mereka lainnya, Eden Hazard. Sang kapten sebenarnya sudah tampil menghadapi Kroasia dalam uji coba terakhir, namun sepertinya sulit untuk menjadi starter.

Sama seperti De Bruyne, Hazard juga merupakan napas Setan Merah. Tak hanya menjadi pemberi assist, pemain Real Madrid itu adalah tumpuan gol pasukan Roberto Martinez. Dari 107 penampilannya bersama Belgia, Hazard mencetak 32 gol dan memberi 33 assist.

Sang pelatih mengakui kehilangan De Bruyne dan Hazard memang menjadi ujian besar mengingat bagaimana vitalnya kedua pemain. Khusus De Bruyne, ia menyebutnya sebagai otak penghancur musuh. “Ia memiliki otak luar biasa yang mampu menghancurkan pertahanan. Dia tampil luar biasa bersama Manchester City,” kata Martinez dikutip dari Sports Illustrated.

Akan tetapi, pelatih asal Spanyol itu percaya kehadiran De Bruyne di tim akan memberikan suntikan motivasi tersendiri. Bagi Martinez, pemain berjuluk Tintin tersebut membuat perbedaan besar ketika dia bersama para pemain dan menjadi bagian dari tim Belgia.

“Itu adalah berita fantastis. Dia menonton pertandingan Kroasia dan dia sudah dalam mood tim. Intervensi medis berjalan sangat baik. Ini akan memakan waktu beberapa hari tetapi reaksi awalnya sangat positif dan dia tampaknya siap,” jelas Martinez di Metro.

Mengenai Hazard, eks pelatih Everton itu menyebut sang winger hanya membutuhkan intensitas permainan setelah tampil menghadapi Kroasia. “Anda harus berada di lapangan, dalam skenario pertandingan dan tidak masalah menitnya. Saya pikir langkah selanjutnya, sekarang, adalah berlatih untuk mencoba mendapatkan intensitas pertandingan,” ujarnya.

“Saya pikir akan sulit untuk mengatakan kapan dia akan siap (untuk memulai). Itu akan tergantung pada banyak hal dan bagaimana permainan berjalan, berapa skornya, seberapa menuntut permainan. Yang penting sekarang dia sehat secara medis,” lanjutnya.

Dengan situasi De Bruyne dan Hazard saat ini, Martinez akan berharap banyak pada ketajaman Romelu Lukaku dan Dries Mertens. Sementara untuk pengatur serangan, Belgia membutuhkan Thorgan Hazard dan Youri Tielemans.

Selain itu, barisan pertahanan mereka jelas harus tampil solid. Sebagai tuan rumah, Rusia sudah menunjukkan bagaimana berbahayanya mereka. Piala Dunia 2018 paling tidak bisa menjadi gambaran seperti apa ancaman yang bisa diberikan Rusia, dini hari nanti.

“Kami telah bermain melawan Rusia beberapa kali baru-baru ini. Mereka adalah tim yang memiliki kualitas individu. Mereka berada di kandang di turnamen besar dan, seperti Piala Dunia 2018, mereka akan menunjukkan performa yang hebat serta keinginan untuk menang. Kami akan menghadapi pertandingan ini dengan penuh rasa hormat, tetapi juga dengan keinginan besar untuk menang,” kata Mertens di UEFA.com.

Masih mengandalkan sejumlah wajah-wajah lama seperti Mario Fernandes, Fedor Kudryashov, Denis Cheryshev, Aleksandr Golovin, Yuri Zhirkov, Artem Dzyuba, dan pemain yang tengah naik daun di Eropa bersama Atalanta, Aleksei Miranchuk, Rusia sementara itu sudah menyatakan siap meladeni Belgia. 

Setelah kemenangan 1-0 dalam laga persahabatan melawan Bulgaria, pelatih Stanislav Cherchesov berjanji timnya akan lebih baik ketika EURO dimulai. Dan dalam kondisi terbaiknya, Rusia akan mencoba mengandalkan serangan balik mereka yang sangat berbahaya untuk menghancurkan Belgia.

Tapi sebagai tim peringkat satu dunia, Stanislav Cherchesov tetap memberi respek tinggi pada Belgia. “Kami sudah memenghadapi mereka di kualifikasi. Mereka tim yang bagus: ambisius, kuat, dengan pelatih hebat dan pemain bagus. Tidak mengherankan jika mereka berada di peringkat teratas FIFA selama beberapa tahun terakhir,” kata Cherchesov di situs resmi UEFA.

Secara umum soal kiprah mereka di Piala Eropa edisi ke-16 ini, sang pelatih tidak mau sesumbar bisa mengulang capaian mereka seperti di Piala Dunia 2018. “Kami mengerti di mana kami berada. Kami bukan di antara favorit turnamen, tetapi itu tidak berarti apa-apa,” tegasnya.

Bek Rusia, Georgi Dzhikiya menambahkan, laga kontra Belgia ini memang akan berat. Ia secara khusus mengomentari keberadaan Lukaku yang musim ini mengantarkan Inter Milan menjadi kampiun Serie A.

“Tanpa pertanyaan, (Romelu Lukaku) sekarang menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Tetapi pada hari Sabtu (Minggu) itu bukan Dzhikiya melawan Lukaku, itu adalah Rusia melawan Belgia. Jadi terserah kita untuk melakukannya dan bermain dengan kekuatan kami meskipun lawan kami memiliki kualitas yang sangat tinggi,” ujar pemain Spartak Moskva tersebut.

Ini akan menjadi pertemuan kedelapan kedua negara. Dari tujuh duel terdahulu, Belgia sangat superior dengan lima kemenangan dan tanpa sekali pun menelan kekalahan. Pada pertemuan terakhir kedua negara November 2019 silam, yang kebetulan juga berlangsung di Saint Petersburg Stadium, Belgia menang telak 4-1. (amr)

Prakiraan pemain

Belgia (3-4-3): Courtois; Alderweireld, Vertonghen, Denayer; Meunier, Dendoncker, Tielemans, T Hazard; Mertens, Lukaku, Doku

Rusia (5-3-1-1): Shunin; Mário Fernandes, Barinov, Dzhikiya, Semenov, Karavaev; Zobnin, Ozdoev, Golovin; Miranchuk; Dzyuba

Bagikan berita ini:
7
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar