Singgung Pungli di Tanjung Priok, Susi Pudjiastuti: Makin Merajalela

Sabtu, 12 Juni 2021 17:18

Susi Pudjiastuti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019, Susi Pudjiastuti menyinggung soal pungutan liar (pungli).

Ia menegaskan, pungli yang ada saat ini semakin merajalela sehingga sulit dikendalikan. Bahkan kata dia, untuk menghilangkan praktik pungli, istilah “roda pembangunan perlu pelumas” mesti diubah.

Susi menyinggung pungli yang ditemukan di Tanjung Priok, Jakarta Utara oleh Presiden Joko Widodo ketika melakukan kunjungan disana.

Salah satu sopir mengadu ke Jokowi terkait adanya oknum yang kerap meminta uang tip. Menurut Susi, pungli yang ada di Tanjung Priok tidaklah seberapa.

“Pungli belakangan jd hal yg lumrah, kecenderungan makin merajalela. Pungli di Priok itu kecil. Di Kantor2 di blkhn meja, Lobby hotel & cafe dll, membuat semua tidak mudah jalan lancar tanpa pelumas yg bernama Pungli. Kita harus merubah kalimat Roda Pembangunan perlu pelumas!!!🥲,” katanya, dalam akun twitternya @susipudjiastuti, Sabtu, (12/6/2021).

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menangkap sejumlah pihak yang diduga memeras dan melakukan pungli di Tanjung Priok. Sejumlah orang diduga kerap memalak sopir kontainer di lokasi tersebut.

Salah satunya yakni, koordinator pungli di kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT), Achmad Zainul Arifin (39). Zainul sendiri merupakan supervisor di sebuah perusahaan outsourcing.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengungkapkan, para pelaku banyak yang bekerja sebagai operator crane di Tanjung Priok. Biasanya pelaku melancarkan aksinya dengan meminta uang kepada sopir truk untuk memudahkan proses bongkar-muat barang di lokasi.

Bagikan berita ini:
7
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar