Waspadai Charger Handphone yang Terus Tercolok, Timbulkan Banyak Kebakaran

Sabtu, 12 Juni 2021 13:34

Kebakaran

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kejadian kebakaran di Makassar mencapai 60 kasus, hingga 11 Juni. Dominan karena arus pendek.

Tingkat kejadian masih terbilang tinggi. Bahkan lebih tinggi dibanding pada priode yang sama tahun sebelumnya, yakni hingga Juni 2020, hanya ada 57 kebakaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar Hasanuddin mengatakan arus pendek menjadi penyebab terbanyak kebakaran pada periode ini. “Terutama yang sering tambah daya,” ujarnya pada kegiatan Warning 65 Damkar kota Makassar, di salah satu kafe, Jumat, 11 Juni.

Titik kebakaran dominan di atas plafon. Terutama di rumah semipermanen yang padat penduduk. Dominan juga karena charger handphone yang terus tercolok. Bahkan keluar rumah tanpa dicabut.

Untuk itu, pihak Damkar Kota Makassar berharap masyarakat lebih paham atas kondisi saat ini. Itu demi menekan kejadian kebakaran, sebab dari tahun ke tahun mulai mampu menurun. Pada tahun 2020 hanya ada 145 kejadian menurun dari 2019 yang mencapai 205 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengawasan Damkar Kota Makassar Alamsyah menyampaikan yang masih sangat kurang adalah langkah penanganan awal masyarakat saat terjadi kebakaran akibat arus pendek.

“Malah dominan langsung menyiram air, sehingga jangkauan api semakin meluas,” bebernya.

Masyarakat harus lebih paham bahwa penanganannya jangan disiram air. Gunakan apar atau alat pemadam lainnya.Masyarakat juga harus lebih waspada pada musim kemarau. “Saat ini kan menjelang musim kemarau, jadi jangan biarkan sampah kering menumpuk di area rumah,” katanya.

Bagikan berita ini:
1
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar