Beredar Video Cara Pungli di Kawasan Tanjung Priok yang Berhasil Diungkap Polisi

Minggu, 13 Juni 2021 21:43

Sopir kontainer sedang menunggu turunnya kantong plastik dari atas untuk dimasukkan uang, agar kontainernya dibongkar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebut saja sang sopir bernama Maman. Di tengah siang bolong, ia mencongak saat sebuah benda turun dari sebuah alat pengangkat konteiner itu.

Yang turun itu bukan berharga. Melainkan hanya sebuah kantong kresek warna hitam. Isinya kosong. Justru Mamanlah yang harus mengisinya dengan uang tunai.

Jika tidak diisi, maka kontainer yang ia bawa tidak diangkat. Hal itu merupakan praktek pungli di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara dalam sepenggal video yang diterima.

“Dia (preman) menurunkan alat semacam kantong plastik. Nih sopirnya lagi siapkan uang untuk dikasih. Kagak dibongkar (diangkat kontainernya) kalau gak dikasi uang. Gitu modusnya,” kata si perekam dalam video itu.

Informasi yang beredar, uang pungli yang dipungut preman itu berkisar Rp20 ribu atau lebih. Pungli itu pun berdampak pada aktivitas ekspor dan impor Indonesia, hingga membuat Presiden Jokowi geram.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit pun langsung mendapat tugas dari orang nomor satu itu, untuk memberantas aksi premanisme tersebut. Jenderal polisi empat bintang itu pun bergerak cepat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan, dari 49 tersangka yang diamankan, didominasi merupakan karyawan yang bekerja di dua perusahaan bongkar muat kontainer.

“Para tersangka melakukan aksi pungli dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp2 ribu hingga Rp20 ribu rupiah,” katanya dalam rilisnya, Jumat (11/6/2021).

Bagikan berita ini:
4
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar